Loading...
Loading...
ู ูุณู
Prophet
Musa ibn Imran (Musa, alaihissalam) adalah salah satu dari lima nabi terbesar dalam Islam (Ulu al-Azm) dan nabi yang paling banyak disebutkan dalam Al-Qur'an, tercantum dalam lebih dari 130 ayat di puluhan surah. Beliau diutus secara khusus kepada Bani Israil untuk membebaskan mereka dari perbudakan, dan kepada Firaun beserta istananya untuk menyeru mereka agar menyembah Allah semata. Beliau dimuliakan dengan gelar Kalimullah โ yaitu orang yang Allah berbicara langsung kepadanya.
Beliau lahir pada masa kampanye Firaun membunuh bayi-bayi laki-laki dari kalangan Bani Israil. Ibunya mendapat ilham dari Allah untuk meletakkan bayi Musa di dalam sebuah peti di atas Sungai Nil. Allah berfirman dalam Surah Ta Ha (20:39): "Bahwa lemparkanlah dia ke dalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai, maka sungai itu akan melemparkannya ke tepi; disana akan mengambilnya musuh-Ku dan musuhnya." Peti tersebut tiba di kediaman Firaun; istrinya, Asiya, membujuk Firaun untuk tidak membunuh anak itu, dan Allah mengatur agar ibu kandung Musa sendiri didatangkan sebagai ibu susuannya. Ketika dewasa, Musa secara tidak sengaja membunuh seorang Mesir saat membela seorang Bani Israil, lalu melarikan diri ke Madyan, di mana beliau tinggal selama sepuluh tahun sebagai pengembala.
Dalam perjalanan pulangnya, beliau melihat api di Gunung Sinai dan mendekatinya. Di situlah Allah berbicara langsung kepadanya untuk pertama kali. Surah Ta Ha (20:11-13): "Dia berfirman, 'Wahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua sandalmu. Sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci, Tuwa. Dan Aku telah memilihmu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan [kepadamu].'" Beliau dianugerahi dua mukjizat: tongkatnya berubah menjadi ular yang hidup, dan tangannya memancarkan cahaya putih bersinar. Bersama saudaranya, Harun, beliau menghadapi Firaun dan mengalahkan para penyihirnya dalam sebuah pertandingan terbuka. Surah Al-A'raf (7:120-122): "Dan para penyihir itu tersungkur bersujud. Mereka berkata, 'Kami beriman kepada Tuhan semesta alam โ Tuhan Musa dan Harun.'"
Meskipun telah diturunkan sembilan tanda besar โ wabah, belalang, kutu, katak, darah, dan lainnya โ Firaun tetap menolak membebaskan Bani Israil. Ketika perintah ilahi datang untuk berangkat di malam hari dan Firaun mengejar dengan pasukannya, Allah memerintahkan Musa untuk memukul laut dengan tongkatnya. Laut Merah terbelah menjadi jalan-jalan yang kering dan Bani Israil menyeberangi dengan selamat. Ketika pasukan Firaun mengikuti, air kembali menutup mereka. Jasad Firaun diselamatkan sebagai tanda. Surah Yunus (10:92): "Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu."
Allah mewahyukan Taurat kepada Musa di Gunung Sinai selama empat puluh malam berkhalwat, dan berbicara langsung kepadanya โ percakapan yang diabadikan dalam Surah Ta Ha dan Surah Al-A'raf. Musa membimbing Bani Israil melewati padang pasir selama empat puluh tahun, meski kedurhakaan dan ketidakbersyukuran mereka kerap terjadi. Pertemuannya dengan al-Khidr, yang diabadikan dalam Surah Al-Kahf (18:60-82), merupakan salah satu bagian Al-Qur'an yang paling banyak dikaji mengenai hikmah ilahi dan batas-batas pemahaman manusia. Nabi Muhammad ๏ทบ bertemu dengan Musa di langit keenam dalam peristiwa Isra' Mi'raj. Misi Musa menghubungkan garis kenabian dari Ibrahim dan Ishaq secara langsung melalui Bani Israil, menyiapkan berabad-abad wahyu yang akan berujung pada kenabian Isa dan akhirnya utusan terakhir, Muhammad ๏ทบ.
No linked books yet.