Loading...
Loading...
ربيعة بن أبي عبد الرحمن فرُّوخ المدني
Rabi'at al-Ra'y
Rabi'ah ibn Abi Abd al-Rahman, dikenal dengan gelar Rabi'at al-Ra'y (Rabi'ah si Ahli Pendapat Hukum), adalah salah satu ahli hukum Madinah yang paling penting di akhir abad pertama dan awal abad kedua Islam, dan terutama adalah guru utama Imam Malik ibn Anas, pendiri mazhab Maliki dalam hukum Islam. Pengaruhnya yang mendalam pada Imam Malik menjadikannya, setelah itu, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah yurisprudensi Islam.
Rabi'ah berasal dari keturunan Persia yang dimerdekakan, ayahnya Farukh adalah maula klan Tayim dari Quraisy. Beliau lahir dan dibesarkan di Madinah, dan meskipun berasal dari non-Arab, beliau menjadi salah satu pakar terkemuka dalam yurisprudensi Madinah. Penguasaannya atas tradisi hukum sangat luar biasa sehingga beliau mendapatkan julukan tidak biasa 'Rabi'at al-Ra'y' — yang berarti yang menggunakan penalaran hukum independen (ra'y).
Guru-gurunya termasuk sahabat dan penggantinya langsung di Madinah, termasuk Anas ibn Malik, Sahl ibn Sa'd al-Sa'idi, serta ulama tabi'un besar seperti Sa'id ibn al-Musayyab. Hubungan antara Rabi'ah dan muridnya Imam Malik sangat membentuk perkembangan hukum yang terakhir. Banyak posisi hukum yang kemudian mendefinisikan mazhab Maliki dibentuk oleh apa yang dipelajari Malik dari Rabi'ah. Beliau wafat di Madinah sekitar tahun 136 H.
Warisan Rabi'ah al-Ra'y paling sepenuhnya terwujud dalam pencapaian luar biasa Imam Malik. Muwatta Imam Malik, yang dianggap sebagai karya hukum Islam yang pertama paling komprehensif, merangkum banyak prinsip dan metodologi yang Malik pelajari dari Rabi'ah. Pendekatan Rabi'ah untuk menyeimbangkan hadis dengan penalaran hukum memberikan Malik kerangka kerja untuk mengembangkan konsepnya tentang 'amal ahl al-Madinah' — praktik penduduk Madinah sebagai sumber hukum. Melalui Malik, Rabi'ah menjadi salah satu leluhur intelektual dari salah satu dari empat mazhab besar hukum Islam.
No linked books yet.