Loading...
Loading...
صلاح الدين الأيوبي
Salah ad-Din Yusuf ibn Ayyub (532-589 H / 1137-1193 M), yang dikenal di Barat sebagai Saladin, adalah sultan Muslim Kurdi yang mendirikan Dinasti Ayyubiyah dan membebaskan Yerusalem dari tangan tentara Salib setelah 88 tahun pendudukan. Lahir di Tikrit (di wilayah Irak saat ini) dari keluarga Kurdi yang mengabdi kepada penguasa Zangid di Mosul dan Aleppo, ia menanjak melalui pangkat militer hingga akhirnya menjadi penguasa Mesir, mengakhiri kekhalifahan Fatimiyah dan memulihkan pemerintahan Sunni.
Salah ad-Din menyatukan Mesir, Suriah, sebagian Mesopotamia, dan Hijaz di bawah kekuasaannya, membentuk koalisi Muslim yang mampu menghadapi negara-negara Salib. Kemenangannya yang menentukan dalam Pertempuran Hattin pada 583 H (1187 M) menghancurkan pasukan Salib dan membuka jalan bagi pembebasan Yerusalem, yang ia masuki dengan penuh belas kasih dan pengendalian diri yang luar biasa. Berbeda dengan pembantaian yang dilakukan tentara Salib ketika mereka merebut kota itu pada 1099 M, Salah ad-Din mengizinkan penduduk Kristen meninggalkan kota dengan selamat dan melindungi tempat-tempat suci di dalamnya. Perilakunya yang ksatria diakui bahkan oleh lawan-lawannya dari Eropa, dan ia menjadi sosok yang dihormati dalam literatur Barat.
Salah ad-Din adalah seorang yang sangat saleh, selalu menunaikan shalatnya bahkan di tengah-tengah kampanye militer, dan dikenal karena kedermawanannya, sering mendistribusikan kekayaan pribadinya kepada orang miskin dan para prajurit. Ia wafat di Damaskus pada 589 H (1193 M) hampir tanpa meninggalkan harta yang cukup untuk membiayai pemakamannya sendiri. Warisannya sebagai pemimpin Muslim yang adil dan pemberani, yang mewujudkan nilai-nilai iman, keberanian, dan kasih sayang, terus menginspirasi umat Muslim dan non-Muslim hingga saat ini.
No linked books yet.