Loading...
Loading...
سالم مولى أبي حذيفة الأنصاري
Salim Mawla Abi Hudhayfah (died 12 AH / 633 M) adalah seorang freed slave dan one dari four para Sahabat singled out oleh Nabi ﷺ as foremost reciters dari Al-Al-Qur'. The Prophet ﷺ said: "Take Al-Al-Qur' dari four: dari Abd Allah ibn Masud, Salim Mawla Abi Hudhayfah, Ubayy ibn Ka'b, dan Muadh ibn Jabal." This designation placed freed slave alongside three terpandang Ansar dan Qurayshi companions as premier Al-Al-Qur' authorities.
His origins adalah uncertain — some accounts say ia adalah Persian, others yang ia adalah dari Yaman atau elsewhere. Ia adalah freed dan attached ke household dari Abu Hudhayfah ibn Utba di Mekkah. He emigrated ke Madinah dan became renowned untuk beauty dan precision dari his Al-Al-Qur' recitation. He participated di campaigns alongside Nabi ﷺ.
The question dari his legal status di relation ke Abu Hudhayfah's household led ke terkemuka hukum. Abu Hudhayfah's wife Sahla bint Suhayl asked Nabi ﷺ sekitar awkwardness dari Salim — adult man — living di household, dan Nabi ﷺ made exceptional arrangement specific ke their situation. This incident became basis untuk extensive ahli fiqihic discussion sekitar nursing relationships dan mahram status.
Salim adalah killed di Battle dari Yamama di 12 AH fighting against forces dari Musaylima. He reportedly tied himself ke battle standard ketika his right hand adalah cut off so he akan tidak let it fall, dan continued fighting hingga ia adalah killed. His death di yang battle adalah among losses yang motivated collection dari Al-Al-Qur' ke dalam single document, as many Al-Al-Qur' memorizers memiliki fallen di Yamama.
No linked books yet.