Loading...
Loading...
سيد قطب
Sayyid Qutb Ibrahim Husayn Shadili (1906-1966 M / 1324-1386 H) adalah seorang penulis, kritikus sastra, dan pemikir Islam asal Mesir yang menjadi salah satu ideolog paling berpengaruh dalam kebangkitan Islam abad ke-20. Lahir di Musha, Mesir Hulu, ia awalnya dikenal sebagai kritikus sastra dan pendidik sebelum mengalami perubahan arah menuju aktivisme Islam, yang semakin menguat setelah ia menghabiskan waktu di Amerika Serikat (1948-1950) dan pulang dengan sikap kritis terhadap materialisme Barat.
Karya terpenting Qutb adalah Fi Zilal al-Quran (Di Bawah Naungan Al-Quran), sebuah tafsir Al-Quran yang komprehensif dan bersifat sastrawi, memadukan penafsiran ayat-ayat Al-Quran dengan komentar sosial dan politik. Sebagian besar ditulis selama masa penjaranya, kitab ini menjadi salah satu tafsir yang paling banyak dibaca di era modern. Karya berpengaruhnya yang lain, Ma'alim fit-Tariq (Peta Jalan), memaparkan visi aktivisme Islam yang radikal, menyerukan pembentukan masyarakat Islam yang sejati, dan mengkritik masyarakat Muslim yang ada sebagai hidup dalam kondisi jahiliyyah (kebodohan pra-Islam).
Qutb bergabung dengan Ikhwanul Muslimin dan dipenjara setelah gagalnya percobaan pembunuhan terhadap Presiden Nasser pada tahun 1954. Ia menghabiskan lebih dari satu dekade di penjara, tempat ia menulis sebagian besar karya-karyanya yang paling berpengaruh. Ia dieksekusi oleh pemerintah Mesir pada tahun 1966. Tulisan-tulisannya, khususnya Ma'alim fit-Tariq, telah memicu perdebatan yang luas. Tafsir sastrawinya, Fi Zilal al-Quran, diapresiasi secara luas karena keindahan bahasanya dan kedalaman spiritualnya, sementara gagasan-gagasan politiknya telah diterima oleh sebagian gerakan aktivis namun dikritik keras oleh para ulama arus utama yang tidak sependapat dengan konsepnya tentang penghukuman masyarakat Muslim sebagai berada dalam kondisi jahiliyyah.
No linked books yet.