Loading...
Loading...
شمس الدين محمد بن أحمد الذهبي الدمشقي
Shams al-Din Muhammad ibn Ahmad al-Dhahabi (673–748 H/1274–1348 M) adalah one dari most produktif dan berpengaruh para ulama di history dari Islam, Suriahn pakar hadits, sejarawan, dan ahli biografi whose ensiklopedis works pada biografi-biografi dari hadith perawis dan sejarah Islam remain indispensable references ke present day. Ia adalah lahir di Damaskus dan belajar kepada Ibn Taymiyya, Abu al-hajiaj al-Mizzi, dan many other leading para ulama dari eranya.
His most monumental work adalah Siyar Alam al-Nubala — biographical kamus dari major Islamic figures running ke dozens dari jilids — followed oleh Tarikh al-Islam, comprehensive history dari dunia Islam dari Nabi ﷺ's era ke his own time. These two works together form perhaps most comprehensive historis dan biographical record dari pre-modern Islam ever menyusun oleh single ulama.
He juga wrote Mizan al-I'tidal, biographical kamus specifically focused pada criticized dan weak hadith perawis, yang became standard reference untuk grading perawi reliability alongside Ibn Abi Hatim's al-Jarh wa al-Ta'dil dan Ibn Hajar's Tahdhib al-Tahdhib.
His metodologi adalah characterized oleh independent judgment — he akan sometimes disagree dengan his gurus including Ibn Taymiyya pada specific theological dan historis questions, dan he criticized excesses he saw di both rationalist teologi dan di popular Sufi practice dengan equal bluntness. He wafat di Damaskus di 748 H selama Black Death yang swept dunia Islam, having witnessed fall dari Bagdad ke Mongols dan subsequent reconstruction dari peradaban Islam di Suriah dan Mesir.
No linked books yet.