Loading...
Loading...
سيبويه
Sibawaih (sekitar 760-796 M), yang lahir dengan nama Amr ibn Uthman ibn Qanbar, adalah seorang ulama Persia yang mengarang tata bahasa Arab paling penting dan berpengaruh yang pernah ditulis. Lahir di kota Bayda di Persia (kini termasuk provinsi Fars, Iran), ia pindah ke Basra saat masih muda untuk mempelajari hadis, namun setelah melakukan kesalahan tata bahasa dalam suatu majelis hadis, ia diarahkan untuk menekuni ilmu nahwu. Pengalaman memalukan itu memicu dedikasi yang pada akhirnya menghasilkan karya linguistik paling komprehensif dalam peradaban Islam.
Sibawaih belajar terutama di bawah bimbingan al-Khalil ibn Ahmad al-Farahidi, penemu ilmu prosodi Arab dan penyusun kamus Arab pertama. Ia juga belajar kepada Yunus ibn Habib, Abu al-Khattab al-Akhfash, dan para ahli nahwu Basra lainnya. Berdasarkan ajaran-ajaran tersebut, Sibawaih menyusun al-Kitab, sebuah karya monumental yang mendeskripsikan secara sistematis fonologi, morfologi, dan sintaksis bahasa Arab. Karya ini begitu komprehensif dan begitu dihormati sehingga cukup disebut "al-Kitab" (Kitab), seolah tidak ada buku lain tentang subjek tersebut yang perlu ada.
Al-Kitab memuat lebih dari 1.000 kutipan dari Al-Quran dan ribuan bait syair Arab, yang dianalisis dengan ketelitian dan kedalaman yang mengagumkan para ulama selama berabad-abad. Karya ini memperkokoh mazhab nahwu Basra dan menjadi rujukan standar bagi seluruh kajian nahwu Arab sesudahnya. Sibawaih wafat dalam usia muda, konon sekitar tiga puluh enam tahun, di Shiraz, Persia. Meski berasal dari Persia, karyanya memastikan terpeliharanya pemahaman sistematis atas bahasa Arab pada momen krusial dalam sejarahnya.
No linked books yet.