Loading...
Loading...
أبي بن كعب
Ubayy ibn Ka'b (wafat 29 H / 649 M), yang nama lengkapnya adalah Ubayy ibn Ka'b ibn Qays al-Ansari dari suku Khazraj, adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad ﷺ yang paling terkemuka dan otoritas utama dalam qiraat Al-Quran di kalangan komunitas Muslim awal. Beliau termasuk kaum Ansar Madinah yang mengucapkan baiat pada Perjanjian Aqabah Kedua dan merupakan salah satu Muslim pertama di kota tersebut. Kunyah-nya adalah Abu al-Mundhir, dan beliau juga dikenal dengan sebutan Abu at-Tufayl.
Nabi ﷺ secara khusus menyebut Ubayy sebagai qari terbaik Al-Quran di kalangan umatnya. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Nabi berkata kepada Ubayy: "Allah telah memerintahkan aku untuk membacakan Surah al-Bayyinah kepadamu secara khusus." Ketika Ubayy bertanya dengan penuh takjub apakah Allah menyebut namanya secara langsung, Nabi pun membenarkannya. Penghargaan ilahi yang langsung ini menempatkan Ubayy pada kedudukan yang istimewa di antara para sahabat dan mengukuhkan otoritasnya sebagai imam qiraat Al-Quran.
Ubayy ibn Ka'b bertugas sebagai salah satu juru tulis utama wahyu Al-Quran di Madinah, menuliskan ayat-ayat yang diturunkan kepada Nabi. Mushaf pribadinya menjadi salah satu rujukan paling otoritatif pada masa kompilasi Al-Quran di zaman Abu Bakr maupun Utsman. Beliau adalah salah satu sahabat yang telah menyusun salinan tertulis Al-Quran semasa hidupnya Nabi, dan tradisi qiraatnya termasuk yang paling banyak dipelajari. Umar ibn al-Khattab menunjuknya untuk mengimami shalat Tarawih pada bulan Ramadan, dan beliau menjadi imam Tarawih pertama di Masjid Nabawi.
Selain dalam qiraat Al-Quran, Ubayy juga merupakan ahli fikih dan perawi hadis yang terkemuka. Beliau dimintai pendapat oleh Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali dalam berbagai persoalan hukum agama. Para muridnya menyebarkan tradisi qiraat dan pendapat-pendapat hukumnya secara luas. Beliau wafat di Madinah pada masa kekhalifahan Utsman, diperkirakan pada tahun 29 atau 30 H, dan dimakamkan di pemakaman al-Baqi. Kontribusinya dalam pelestarian dan transmisi Al-Quran menempatkannya di antara tokoh-tokoh terpenting dalam sejarah Islam.
No linked books yet.