Loading...
Loading...
أبي بن خلف
Ubayy ibn Khalaf al-Jumahi adalah anggota terkemuka klan Banu Jumah dari suku Quraysh dan salah satu musuh Nabi Muhammad ﷺ yang paling agresif di Mekkah. Ia berhubungan erat dengan Uqbah ibn Abi Muayt, dan bersama-sama mereka termasuk di antara penganiaya Nabi yang paling keras di periode Mekkah.
Ubayy disebutkan — meski tidak dengan namanya — dalam konteks salah satu ayat Al-Qur'an yang paling terkenal tentang penolakan terhadap kebangkitan. Ia membawa pecahan tulang yang telah lapuk kepada Nabi ﷺ, menghancurkannya di tangannya, lalu bertanya dengan penuh ejekan: "Siapa yang akan menghidupkan kembali tulang-tulang ini?" Allah menurunkan Surah Yasin (36:78-79) sebagai jawaban langsung atas penghinaan tersebut.
Di Perang Uhud (3 H), Ubayy secara pribadi bersumpah akan membunuh Nabi ﷺ dan menyerang langsung kepada beliau. Nabi ﷺ membelokkan serangannya, melukai Ubayy dengan tombaknya sendiri. Meski luka itu kecil, Ubayy dilaporkan meninggal dunia akibat luka tersebut dalam perjalanan pulang dari Uhud, mengorbankan nyawanya dalam permusuhan yang ia emban hingga akhir. Sebelum Uhud, ia memelihara seekor kuda khusus untuk tujuan membunuh Nabi ﷺ — sebuah fakta yang diingat dalam sumber-sumber sejarah Islam. Kasusnya menjadi peringatan dalam tradisi Islam tentang bahaya permusuhan yang didasarkan pada kesombongan dan pengaruh sosial, bukan keyakinan yang sesungguhnya.
No linked books yet.