Loading...
Loading...
عمر بن الخطاب
Umar ibn al-Khattab (584-644 M) adalah khalifah kedua dari empat Khulafaur Rasyidin dan salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam sejarah Islam. Lahir dari klan Adi suku Quraysh, Umar adalah seorang pria bertubuh tinggi dan berperawakan tegap yang dikenal dengan wataknya yang keras dan wibawanya yang kuat. Sebelum masuk Islam, ia adalah penentang umat Muslim yang sangat keras. Peristiwa masuk Islamnya yang dramatis, yang terjadi setelah ia mendengar bacaan Surah Taha, menjadi titik balik bagi komunitas Muslim awal. Nabi memberikan kepadanya gelar al-Faruq (pembeda antara kebenaran dan kebatilan).
Umar adalah salah satu penasihat terdekat Nabi, dan beberapa pendapatnya dikuatkan oleh wahyu Al-Qur'an yang turun kemudian, di antaranya mengenai maqam Ibrahim sebagai tempat salat dan kewajiban hijab. Ia turut serta dalam semua peperangan besar dan berperan penting dalam pemilihan Abu Bakr sebagai khalifah pertama. Ketika Abu Bakr menunjuknya sebagai penerus, Umar menjadi khalifah pada tahun 13 H (634 M).
Masa kekhalifahan Umar selama sepuluh tahun (634-644 M) menyaksikan ekspansi tercepat dalam sejarah Islam. Negara Muslim menaklukkan seluruh Kekaisaran Sasanian (Persia) dan merebut wilayah Syam, Mesir, serta sebagian Afrika Utara dari kekuasaan Bizantium. Ia membangun banyak institusi dasar pemerintahan Islam: kalender Hijriah, sistem daftar militer (diwan), pengangkatan para hakim, perencanaan kota, dan sistem perbendaharaan negara yang terorganisir dengan baik. Ia dikenal sering berkeliling sendiri di jalanan Madinah pada malam hari untuk memantau kesejahteraan warganya. Umar wafat terbunuh oleh Abu Lu'lu'ah, seorang budak Persia, saat memimpin salat Fajr pada tahun 23 H (644 M). Masa kekhalifaannya secara luas dipandang sebagai zaman keemasan keadilan dan tata kelola pemerintahan.
No linked books yet.