Loading...
Loading...
عثمان بن مظعون الجمحي
Utsman ibn Mazun al-Jumahi (wafat 2 H/624 M) adalah di antara orang-orang yang pertama memeluk Islam dan salah satu zahid paling taat di antara para Sahabat Nabi ﷺ. Ia berasal dari klan Jumah Quraysh dan memeluk Islam sejak awal, sebelum hijrah ke Abyssinia. Ia termasuk dalam rombongan pertama yang berhijrah ke Abyssinia untuk menghindar dari penganiayaan Quraysh.
Ia dikenal karena kezuhudan yang sangat kuat — ia ingin secara permanen menjauhi wanita, makanan, dan kesenangan duniawi demi beribadah sepenuhnya kepada Allah. Namun Nabi ﷺ meluruskan kecenderungan ini, menjelaskan bahwa Islam tidak membolehkan monastisisme (al-rahbaniyyah). Suatu ketika istrinya melaporkan kepada para istri Nabi bahwa Utsman berpuasa setiap hari dan shalat malam terus-menerus. Nabi ﷺ memanggil Utsman dan menjelaskan: "Sesungguhnya bagi matamu ada hak atasmu, dan bagi tubuhmu ada hak, dan bagi istrimu ada hak atasmu."
Utsman ibn Mazun wafat di Madinah pada tahun 2 H, dan ia adalah sahabat pertama yang meninggal di sana setelah hijrah. Nabi ﷺ sangat berduka atas kepergiannya, mencium dahinya, dan air mata beliau menetes. Para perawi menyebutkan bahwa Nabi ﷺ bersabda beliau berharap Utsman akan menjadi orang pertama dari umat ini yang ditemui di akhirat. Ia dimakamkan di pemakaman Baqi', dan kuburannya menjadi yang pertama di pemakaman tersebut yang diberi tanda. Cinta Nabi ﷺ kepadanya menjadi salah satu tanda kezuhudannya yang tulus dan kedekatannya dengan Allah.
No linked books yet.