Loading...
Loading...
يحيى بن معين
Yahya ibn Main al-Baghdadi (158-233 H / 775-847 M) adalah salah satu kritikus hadits terbesar dalam sejarah Islam dan pelopor dalam ilmu al-Jarh wat-Tadil (penilaian perawi). Lahir di Baghdad, ia mewarisi kekayaan yang cukup besar dari ayahnya, namun menghabiskan hampir seluruhnya dalam perjalanan menuntut ilmu hadits. Dilaporkan ia menghabiskan lebih dari satu juta dirham untuk perjalanan keilmuannya. Ia belajar kepada tokoh-tokoh besar seperti Sufyan ibn Uyaynah, Ismail ibn Ayyash, dan Hushaym ibn Bashir.
Kontribusi luar biasa Ibn Main terletak pada evaluasi sistematis terhadap para perawi hadits. Ia memiliki pengetahuan yang tak tertandingi mengenai biografi, tingkat keandalan, dan kelemahan ribuan perawi di seluruh dunia Islam. Penilaiannya terhadap para perawi menjadi tolok ukur bagi para ulama hadits generasi berikutnya, dan pendapatnya dikutip di seluruh kamus biografi besar. Imam Ahmad ibn Hanbal berkata tentangnya: "Setiap hadits yang tidak diketahui Yahya ibn Main bukanlah hadits." Karya utamanya adalah at-Tarikh wal-Ilal, sebuah kompendium yang memuat penilaiannya terhadap para perawi.
Ibn Main juga dikenal karena kesalehan dan kezuhudannya meski berasal dari keluarga berada. Ia melakukan perjalanan jauh ke Hijaz, Syam, Mesir, dan negeri-negeri lain untuk mendengar hadits langsung dari sumbernya. Ia wafat di Madinah pada tahun 233 H (847 M) setelah menunaikan ibadah haji, dan penduduk Madinah menyalatinya dengan penuh kehormatan. Warisannya dalam bidang kritik hadits bersifat fundamental, dan tidak ada kajian serius tentang autentikasi hadits yang dapat dilakukan tanpa merujuk pada penilaian-penilaiannya.
No linked books yet.