Loading...
Loading...
زينب الغزالي
Zainab al-Ghazali al-Jubaili (1335-1426 H / 1917-2005 M) adalah seorang aktivis Islam, da'iyah, dan penulis Mesir yang terkemuka. Lahir di Banha, Mesir, ia menunjukkan komitmen keagamaan sejak usia dini. Ia mendirikan Jama'at as-Sayyidat al-Muslimat (Asosiasi Wanita Muslimah) pada tahun 1936, yang berkembang hingga memiliki jutaan anggota sebelum dibubarkan oleh pemerintah Mesir pada tahun 1964.
Al-Ghazali adalah murid yang berdedikasi kepada Imam Hasan al-Banna dan kemudian terlibat erat dengan Al-Ikhwan al-Muslimun. Ia dikenal karena komitmennya terhadap pendidikan Islam dan da'wah di kalangan kaum wanita, dengan menyelenggarakan kelas-kelas pengajian, halaqah ilmu, dan kegiatan sosial. Organisasinya beroperasi secara independen dari Al-Ikhwan, namun bekerja sama dengannya dalam mempromosikan nilai-nilai Islam.
Menyusul penindasan terhadap Al-Ikhwan al-Muslimun di bawah pemerintahan Nasser, ia dipenjara pada tahun 1965 dan mengalami perlakuan keras selama beberapa tahun. Pengalaman tersebut ia abadikan dalam memoarnya yang berjudul Ayyam min Hayati (Hari-Hari dalam Hidupku), yang menjadi salah satu kisah aktivisme Islam dan pengalaman penjara yang paling banyak dibaca di dunia Arab. Karya ini merupakan kesaksian nyata tentang kesabaran, keimanan, dan keteguhan di tengah penganiayaan.
Setelah dibebaskan, ia melanjutkan aktivitas da'wahnya dan menjadi kontributor tetap di berbagai publikasi Al-Ikhwan al-Muslimun. Ia menerima Penghargaan Internasional Raja Faisal pada tahun 1994 atas pengabdiannya kepada Islam. Al-Ghazali wafat di Kairo pada tahun 2005 dan dikenang sebagai salah satu aktivis muslimah yang paling teguh dan berpengaruh pada abad ke-20.
No linked books yet.