Aqiqah
Suggest edit## Aqiqah
Aqiqah adalah hewan yang disembelih saat kelahiran anak sebagai bentuk syukur kepada Allah Ta'ala atas nikmat kelahiran, dan merupakan sunnah Nabi yang sahih. Hadis-hadis sahih telah datang yang menganjurkannya dan menjelaskan hukum-hukumnya.
### Hukum Aqiqah
Jumhur ulama dari mazhab Syafii dan Hanbali berpendapat bahwa aqiqah adalah sunnah muakkadah. Mereka berdalil dengan hadis Salman bin Amir radhiyallahu anhu yang marfu': "Bersama bayi laki-laki ada aqiqah, maka alirkanlah darah untuknya dan hilangkanlah gangguan darinya." (HR. Bukhari). Imam Ahmad berkata tidak meninggalkannya kecuali karena uzur. Adapun mazhab Hanafi berpendapat bahwa hukumnya mustahab, bukan sunnah muakkadah.
### Jumlah Hewan Sembelihan
Untuk bayi laki-laki disembelih dua ekor kambing dan untuk perempuan satu ekor, sebagaimana yang sahih dalam hadis: "Untuk bayi laki-laki dua ekor kambing yang setara, dan untuk perempuan satu ekor." (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, disahihkan oleh al-Albani). Dikatakan juga bahwa boleh mencukupkan dengan satu ekor kambing untuk bayi laki-laki.
### Waktu Aqiqah
Waktu aqiqah yang dianjurkan adalah hari ketujuh dari kelahiran anak, berdasarkan sabda Nabi: "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih untuknya pada hari ketujuh." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Jika hari ketujuh terlewat, maka pada hari keempat belas atau kedua puluh satu. Jika tidak bisa juga, boleh dilakukan kapan saja.
### Yang Dilakukan di Hari Aqiqah
- Menyembelih aqiqah
- Memberi nama yang baik kepada bayi
- Mencukur rambut bayi dan bersedekah senilai beratnya dalam emas atau perak (dianjurkan)
- Khitan (untuk laki-laki)
### Syarat-Syarat Aqiqah
Aqiqah disyaratkan sebagaimana syarat udhiyah yaitu selamat dari cacat yang parah dan sudah mencapai usia yang memadai. Yang terbaik adalah domba, kemudian kambing, kemudian unta dan sapi. Satu ekor kambing tidak cukup untuk lebih dari satu anak.
### Pembagian Daging Aqiqah
Boleh dimakan sendiri, diberikan kepada tetangga dan teman, serta disedekahkan. Dianjurkan untuk dimasak, bukan dibagikan mentah, berbeda dengan udhiyah; meski jika dibagikan mentah pun boleh. Yang terbaik adalah mengundang teman dan tetangga untuk makan bersama merayakan kelahiran.
### Aqiqah dan Gadai
Dalam hadis disebutkan: "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya." Para ulama berbeda pendapat tentang makna tergadai: ada yang berkata maknanya adalah bahwa anak tergadai dengan syafaatnya bagi orang tuanya hingga diaqiqahi, dan ada yang berkata maknanya adalah ia tidak tumbuh dengan baik hingga diaqiqahi. Yang rajih adalah pendapat pertama karena syafaat lebih sesuai dengan konteks hadis.
Last updated: 3/9/2026