Iman kepada Allah
Suggest edit## Iman kepada Allah: Fondasi Seluruh Agama
Iman kepada Allah adalah rukun pertama dan terbesar dari enam rukun iman, dan merupakan fondasi seluruh agama. Ia mencakup tiga jenis tauhid: tauhid rububiyyah, tauhid uluhiyyah, dan tauhid asma wa shifat.
## Tauhid Rububiyyah
Tauhid rububiyyah adalah mengakui bahwa Allah semata yang merupakan Pencipta, Pemberi rezeki, Yang Menghidupkan, Yang Mematikan, dan Pengatur segala urusan alam semesta. Allah berfirman: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu" (Az-Zumar: 62). Jenis tauhid ini diakui oleh kebanyakan orang musyrik secara historis, namun pengakuan ini saja tidak cukup untuk menjadi Muslim.
## Tauhid Uluhiyyah
Tauhid uluhiyyah adalah mengkhususkan Allah dalam ibadah, dan inilah makna yang terkandung dalam syahadat "Lā ilāha illallāh". Inilah jenis tauhid yang Allah utus para rasul dan turunkan kitab-kitab karenanya. Allah berfirman: "Tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya" (Al-Bayyinah: 5).
## Tauhid Asma wa Shifat
Tauhid ini menuntut penetapan nama-nama dan sifat-sifat yang Allah tetapkan bagi diri-Nya dalam Al-Qur'an atau melalui lisan Nabi-Nya ﷺ, tanpa tahrif (penyelewengan makna), ta'thil (penolakan/pengosongan), takyif (mempertanyakan hakikatnya), maupun tamtsil (menyerupakannya dengan makhluk). Allah berfirman: "Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia Maha Mendengar, Maha Melihat" (Asy-Syura: 11).
## Bukti-bukti Keberadaan Allah
Fitrah manusia bersaksi atas keberadaan Allah dengan kesaksian yang murni dan asli. Nabi ﷺ bersabda: "Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah" (HR. Bukhari dan Muslim). Alam semesta dengan segala keteraturannya yang menakjubkan juga bersaksi atas keberadaan Pencipta yang Mahakuasa dan Mahabijaksana. Allah berfirman: "Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun, ataukah mereka yang menciptakan diri mereka sendiri?" (Ath-Thur: 35).
## Asmaul Husna
Allah memiliki nama-nama yang baik (Asmaul Husna) yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, di antaranya: Allah, Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik, Al-Quddus, As-Salam, Al-Mu'min, Al-Muhaymin, Al-'Aziz, Al-Jabbar, Al-Mutakabbir, Al-Khaliq, Al-Bari', Al-Mushawwir, Al-Ghaffar, Al-Qahhar, Al-Wahhab, Ar-Razzaq, Al-Fattah, Al-'Alim... Dalam hadis disebutkan: "Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama; barang siapa yang menghafal dan mengamalkannya, ia akan masuk surga" (HR. Bukhari dan Muslim).
## Mencintai dan Takut kepada Allah
Iman kepada Allah menuntut mencintai-Nya di atas segalanya, takut kepada-Nya, dan berharap kepada-Nya. Allah berfirman: "Dan orang-orang yang beriman lebih kuat cintanya kepada Allah" (Al-Baqarah: 165). Kecintaan kepada Allah membuahkan ketaatan kepada Rasul-Nya ﷺ: "Katakanlah: Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian" (Ali Imran: 31).
Last updated: 3/9/2026