Khutbatul Wada' (Khotbah Perpisahan)
Suggest editKhutbatul Wada' atau Khotbah Perpisahan adalah khotbah bersejarah yang disampaikan oleh Nabi Muhammad ﷺ pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun ke-10 Hijriah (sekitar 6 Maret 632 M) di Lembah Uranah, Gunung Arafah, pada saat pelaksanaan Haji Wada' (Haji Perpisahan). Khotbah ini merupakan salah satu dokumen terpenting dalam sejarah Islam karena merangkum prinsip-prinsip dasar ajaran Islam dan meletakkan fondasi bagi peradaban yang adil dan bermartabat.
Konteks Sejarah
Haji Wada' adalah satu-satunya ibadah haji yang dilaksanakan oleh Nabi ﷺ setelah hijrah ke Madinah. Sekitar 100.000 hingga 140.000 kaum Muslimin hadir menyertai beliau. Ini adalah momen yang sangat istimewa karena tidak lama setelah itu, Nabi ﷺ wafat. Oleh karena itu khotbah ini disebut "Khotbah Perpisahan".
Isi Pokok Khotbah
Meskipun khotbah ini diriwayatkan dengan beberapa versi yang sedikit berbeda, isi pokoknya mencakup beberapa tema besar:
Kesucian Jiwa, Harta, dan Kehormatan
Nabi ﷺ menegaskan: "Sesungguhnya darahmu, hartamu, dan kehormatanmu adalah suci atas dirimu, sebagaimana sucinya harimu ini, di bulanmu ini, di negerimu ini." Prinsip ini menjadi dasar perlindungan hak asasi manusia dalam Islam.
Penghapusan Riba
Beliau menyatakan bahwa seluruh riba jahiliyah dihapuskan, dan memulainya dari riba keluarga beliau sendiri, Riba Abbas bin Abdul Muthalib.
Hak dan Kewajiban terhadap Perempuan
Nabi ﷺ memberikan wasiat khusus mengenai perlakuan baik terhadap kaum perempuan: "Bertakwalah kepada Allah dalam urusan perempuan, karena kalian telah mengambil mereka sebagai amanah dari Allah."
Persaudaraan dan Persamaan Manusia
Nabi ﷺ menegaskan: "Wahai manusia, sesungguhnya Rabb kalian satu, dan bapak kalian satu. Tidak ada keutamaan orang Arab atas orang non-Arab, tidak ada keutamaan orang non-Arab atas orang Arab, tidak ada keutamaan orang berkulit merah atas orang berkulit hitam, tidak ada keutamaan orang berkulit hitam atas orang berkulit merah, kecuali dengan takwa."
Berpegang pada Al-Quran dan Sunnah
Nabi ﷺ bersabda: "Aku tinggalkan kepada kalian dua hal yang jika kalian berpegang teguh padanya, kalian tidak akan sesat selamanya: Kitabullah dan Sunnahku."
Pertanyaan kepada Jamaah
Di akhir khotbah, Nabi ﷺ bertanya kepada para sahabat: "Apakah aku telah menyampaikan?" Mereka menjawab: "Ya!" Beliau kemudian bersabda: "Ya Allah, saksikanlah!" dan memerintahkan mereka yang hadir untuk menyampaikan kepada yang tidak hadir.
Turunnya Ayat Penyempurnaan Islam
Pada hari tersebut atau di sekitarnya turun ayat Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 3 yang berbunyi: "Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu."