Imam Abu Hanifah
Suggest edit## Imam Abu Hanifah
Imam Abu Hanifah al-Nu'man bin Tsabit (80-150 H / 699-767 M) adalah seorang mujtahid besar dan pendiri Mazhab Hanafi, mazhab fikih Islam yang paling luas penyebarannya. Beliau lahir di Kufah dari keluarga berdarah Persia dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di Iraq.
### Masa Kecil dan Pencarian Ilmu
Abu Hanifah memulai hidupnya sebagai pedagang sutra, kemudian beralih ke pencarian ilmu setelah menemukan kecintaannya pada diskusi dan perdebatan kalam. Beliau bertemu sejumlah tabi'in senior dan belajar dari mereka. Guru paling menonjolnya adalah Imam Hammad bin Abi Sulaiman yang beliau ikuti selama delapan belas tahun. Beliau sempat bertemu Anas bin Malik dan sejumlah sahabat, yang menjadikannya termasuk tabi'in menurut sebagian ulama.
### Metodologi Fikihnya
Abu Hanifah terkenal dengan keluasannya dalam menggunakan ra'yu, qiyas, dan istihsan dalam istinbath hukum fikih, serta kepiawaiannya dalam membangun masalah-masalah di atas asas-asas umum. Beliau bersandar dalam fikihnya kepada Al-Qur'an, kemudian Sunnah, kemudian pendapat-pendapat sahabat, kemudian qiyas dan istihsan. Beliau biasa memimpin diskusi panjang bersama murid-muridnya sebelum memutuskan hukum fikih.
### Murid-Muridnya
Madrasah Abu Hanifah melahirkan ulama-ulama luar biasa yang menyempurnakan penyebaran dan pencatatan mazhabnya:
- Abu Yusuf Ya'qub al-Anshari (w. 182 H): Qadhi al-Qudhat (Hakim Agung) pertama dalam Islam
- Muhammad bin al-Hasan al-Syaibani (w. 189 H): mencatat mazhab dalam enam kitabnya yang terkenal
- Zufar bin al-Hudzail (w. 158 H): paling kuat dalam qiyas
### Sikapnya terhadap Kekuasaan dan Penjaranya
Abu Hanifah dikenal dengan keberaniannya dalam menyatakan kebenaran dan menolak kezaliman. Beliau menolak jabatan hakim yang ditawarkan kepadanya oleh Khalifah Abbasiyah al-Mansur berkali-kali, sehingga al-Mansur memerintahkan penjaraannya. Dikatakan bahwa beliau wafat dalam penjara pada tahun 150 H. Terbukti darinya bahwa beliau mendukung pemberontakan Zaid bin Ali melawan Dinasti Umayyah.
### Penyebaran Mazhab Hanafi
Mazhab Hanafi saat ini dianggap mazhab fikih Islam yang paling luas penyebarannya dari segi jumlah pengikut, di mana para Muslim Asia Selatan (Pakistan, India, Bangladesh), Turki, Asia Tengah, Syam, sebagian Mesir, Iraq, dan Balkan mengikutinya. Diperkirakan jumlah Muslim Hanafi lebih dari satu miliar orang.
### Imam Abu Hanifah dan Ilmu Kalam
Abu Hanifah di awal kehidupannya tertarik pada ilmu kalam dan berdebat dengan kelompok-kelompok yang menyimpang dari Sunnah, kemudian beralih sepenuhnya ke fikih. Kepadanya dinisbatkan akidah-akidah yang tercatat dalam kitab "Al-Fiqh al-Akbar" yang dianggap sebagai salah satu matan akidah paling awal dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Last updated: 3/9/2026