Jerusalem (Al-Quds) dalam Islam
Suggest editYerusalem dalam Islam
Yerusalem (Al-Quds, Baitul Maqdis) adalah kota suci ketiga dalam Islam, setelah Mekah dan Madinah. Di sinilah Masjidil Aqsha berada, tujuan Isra' Nabi Muhammad ﷺ. Allah berfirman: "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya." (Al-Isra': 1)
Masjidil Aqsha
Masjidil Aqsha adalah masjid kedua yang dibangun di bumi, empat puluh tahun setelah Masjidil Haram. Yerusalem adalah kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka'bah. Shalat di Masjidil Aqsha bernilai 500 kali lipat shalat biasa. Kompleks masjid mencakup Kubah Shakhrah yang ikonik.
Penaklukan Islam
Khalifah Umar bin Khattab menaklukkan Yerusalem secara damai pada tahun 15 H, dan memberikan jaminan keamanan kepada seluruh penduduknya melalui Perjanjian Umar. Kemudian Shalahuddin Al-Ayyubi merebut kembali Yerusalem dari tentara Salib pada 583 H setelah Pertempuran Hittin.
Status Masa Kini
Umat Islam memandang Yerusalem sebagai tanah yang diduduki secara tidak sah. Membebaskan Masjidil Aqsha adalah isu utama dunia Islam. Doa untuk pembebasan Palestina dan Yerusalem selalu hadir dalam shalat-shalat umat Islam di seluruh dunia.