Jumadal Akhirah — Bulan Keenam Kalender Hijriyah
Suggest edit## Jumadal Akhirah: Bulan Keenam dalam Kalender Islam
Jumadal Akhirah, yang juga disebut Jumadats Tsaniyah atau Jumada Al-Thani, adalah bulan keenam dalam kalender Hijriyah. Ia hadir setelah Jumadal Ula dan sebelum bulan Rajab yang mulia. Nama "Akhirah" atau "Tsaniyah" berarti yang kedua atau yang terakhir, sebagai pasangan dari Jumadal Ula.
## Asal Penamaan
Seperti Jumadal Ula, nama bulan ini juga berasal dari kata "jamad" yang berkaitan dengan kebekuan. Penamaan kedua bulan Jumada ini dilakukan secara bersamaan ketika bangsa Arab menyusun kalender bulan mereka, berdasarkan kondisi musim yang ada saat itu.
## Kedudukan dalam Kalender Hijriyah
Jumadal Akhirah menandai pertengahan kedua dari setengah pertama tahun Hijriyah. Setelahnya datang bulan-bulan yang memiliki keutamaan lebih besar: Rajab sebagai bulan haram, Sya'ban sebagai persiapan Ramadan, Ramadan sebagai bulan puasa, dan seterusnya. Seorang Muslim yang bijak mulai mempersiapkan diri dari jauh hari untuk menyambut bulan-bulan mulia yang akan datang.
## Peristiwa Bersejarah
Sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam tercatat pada bulan Jumadal Akhirah. Di antaranya sejumlah ekspedisi militer di masa Nabi ﷺ. Wafatnya Fatimah Az-Zahra radhiyallahu anha — putri Nabi ﷺ yang mulia — dikaitkan dengan bulan Jumadal Akhirah tahun 11 Hijriyah menurut beberapa riwayat, meskipun terdapat perbedaan pendapat di antara para sejarawan mengenai tanggal tepatnya.
## Mempersiapkan Diri Menyambut Rajab
Karena Jumadal Akhirah langsung mendahului bulan Rajab yang haram, ia menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk mulai mempersiapkan diri: mengevaluasi ibadah, memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia, melunasi utang, dan memperbarui niat untuk memanfaatkan bulan-bulan mulia yang akan segera datang.
## Amalan Sunah yang Dianjurkan Sepanjang Tahun
Amalan-amalan berikut dianjurkan di setiap bulan termasuk Jumadal Akhirah: shalat malam (tahajjud) meskipun dua rakaat; puasa Senin dan Kamis; membaca dzikir pagi dan petang; memperbanyak istighfar; bersedekah secara rutin; dan menjaga shalat Dhuha. Nabi ﷺ bersabda: "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling rutin meskipun sedikit" (HR. Bukhari dan Muslim).
## Pelajaran dari Bulan-bulan Tanpa Keutamaan Khusus
Keberadaan bulan-bulan seperti Jumadal Akhirah yang tidak memiliki keutamaan istimewa mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang menyeimbangkan antara momen-momen puncak spiritual dengan rutinitas ibadah harian. Kedua-duanya sama pentingnya dalam membangun kepribadian Muslim yang matang dan konsisten.
Last updated: 3/9/2026