Jumadal Ula — Bulan Kelima Kalender Hijriyah
Suggest edit## Jumadal Ula: Bulan Kelima dalam Kalender Islam
Jumadal Ula adalah bulan kelima dalam kalender Hijriyah. Namanya berasal dari kata "jamad" yang berarti membeku atau kaku — kemungkinan besar karena bulan ini pada awal penamaannya bertepatan dengan musim dingin di jazirah Arab ketika air membeku. Ia hadir setelah Rabi'ul Akhir dan sebelum Jumadal Akhirah.
## Makna Nama Jumadal Ula
"Jumada" berasal dari akar kata yang berkaitan dengan kebekuan atau kekeringan. Kata "Ula" berarti pertama, untuk membedakannya dari Jumadal Akhirah (yang kedua). Sebagian ulama menjelaskan bahwa penamaan ini kembali kepada kondisi cuaca di jazirah Arab pada saat kalender bulan Arab pertama kali disusun sebelum Islam.
## Ibadah di Bulan Jumadal Ula
Tidak ada ibadah yang secara khusus dikhususkan untuk bulan Jumadal Ula berdasarkan dalil yang sahih dari Nabi ﷺ. Seorang Muslim menjalankan ibadah-ibadahnya yang rutin sebagaimana di bulan-bulan lainnya. Yang dianjurkan secara umum sepanjang tahun tetap berlaku: puasa Senin-Kamis, puasa Ayyam al-Bidh, dzikir pagi dan petang, dan lain sebagainya.
## Peristiwa Bersejarah di Bulan Jumadal Ula
Sejumlah peristiwa bersejarah dalam Islam terjadi pada bulan Jumadal Ula. Perang Mu'tah — pertempuran besar antara pasukan Islam dan pasukan Romawi Byzantium — berlangsung pada Jumadal Ula tahun 8 Hijriyah. Dalam peperangan ini gugur tiga panglima perang berturut-turut: Zaid bin Haritsah, Ja'far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah radhiyallahu anhum. Kemudian Khalid bin Walid mengambil alih komando dan berhasil membawa pasukan keluar dengan selamat.
## Wafatnya Khadijah RA
Umm al-Mukminin Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu anha, istri pertama dan setia Nabi ﷺ, wafat pada bulan Ramadan menurut pendapat yang masyhur. Namun sejumlah riwayat menyebutkan wafatnya pada Jumadal Ula. Ia adalah wanita pertama yang beriman kepada Nabi ﷺ dan pendukung utama dakwahnya di masa-masa sulit.
## Memanfaatkan Bulan-bulan Biasa
Bulan-bulan yang tidak memiliki keutamaan khusus seperti Jumadal Ula mengajarkan kita bahwa ibadah bukan hanya untuk momen-momen istimewa. Seorang Muslim sejati beribadah dengan konsisten sepanjang tahun, tidak hanya di bulan Ramadan atau bulan-bulan haram saja. Konsistensi dalam ibadah adalah tanda ketulusan iman dan kunci meraih ridha Allah.
Last updated: 3/9/2026