Sunan Ibn Majah
Suggest editSunan Ibn Majah adalah salah satu dari al-Kutub al-Sittah (enam kitab hadits utama Sunni), disusun oleh Imam Muhammad ibn Yazid ibn Majah al-Qazwini (209-273 H / 824-887 M). Di antara enam kitab hadits utama, Sunan Ibn Majah adalah yang paling akhir mendapat pengakuan sebagai bagian dari koleksi tersebut.
Biografi Imam Ibn Majah
Imam Ibn Majah lahir di Qazwin (kini Iran). Beliau melakukan perjalanan luas untuk mencari hadits, mengunjungi Basrah, Kufah, Baghdad, Makkah, Madinah, Suriah, Mesir, dan Khurasan. Beliau belajar dari tokoh-tokoh hadits terkemuka pada masanya. Selain Sunan-nya, beliau juga menulis karya tafsir dan sejarah, namun keduanya tidak bertahan hingga kini.
Kedudukan dalam al-Kutub al-Sittah
Pada mulanya, para ulama hanya mengakui lima kitab utama (al-Kutub al-Khamsah): Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan al-Tirmidhi, dan Sunan al-Nasa'i. Ibn Majah pertama kali dimasukkan sebagai kitab keenam oleh Ibnu Tahir al-Maqdisi (w. 507 H) dan kemudian dipopulerkan oleh Ibnu al-Athir dalam kitabnya Jami' al-Usul.
Isi dan Karakteristik
Sunan Ibn Majah memuat sekitar 4.341 hadits dalam 37 kitab dan lebih dari 1.500 bab. Sekitar 1.339 di antaranya tidak ditemukan dalam lima kitab hadits utama lainnya. Inilah salah satu nilai penting kitab ini — menjadi sumber hadits-hadits tambahan yang tidak termuat di tempat lain.
Namun, Sunan Ibn Majah juga dikenal mengandung sejumlah hadits lemah (dhaif) bahkan hadits maudhu' (palsu) yang lebih banyak dibanding lima kitab lainnya. Oleh karena itu, para ulama menekankan pentingnya memeriksa derajat setiap hadits dari kitab ini sebelum menggunakannya sebagai dalil.
Topik yang Dibahas
- Thaharah (bersuci) dan shalat
- Zakat, puasa, dan haji
- Pernikahan, perceraian, dan warisan
- Perdagangan dan transaksi
- Makanan, minuman, dan adab
- Doa dan dzikir
- Fitnah dan tanda-tanda kiamat
Syarh dan Komentar
Syarh terpenting atas Sunan Ibn Majah adalah Misbah al-Zujajah karya al-Busiri dan Injah al-Hajah karya Syah Waliullah al-Dihlawi. Pada era modern, Syarh Sunan Ibn Majah karya berbagai ulama kontemporer juga telah diterbitkan.