Tabi'in
Suggest edit## Tabi'in
Tabi'in adalah generasi kedua umat Muslim yang beriman kepada Islam setelah para sahabat radhiyallahu anhum. Mereka bertemu para sahabat dan mengambil ilmu dan agama dari mereka, sehingga menjadi mata rantai kedua dalam rantai penyampaian Islam dari Nabinya.
### Definisi Tabi'i
Tabi'i dalam istilah syariat adalah orang yang bertemu seorang sahabat dalam keadaan beriman dan meninggal dalam keadaan Islam. Sebagian ulama menambahkan syarat persahabatan yang lama dan kebersamaan yang intens. Definisi pertama adalah yang paling masyhur di kalangan para muhadits.
### Keutamaan Tabi'in
Nabi shallallahu alaihi wasallam memuji para tabi'in dengan sabdanya: "Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian yang mengikuti mereka, kemudian yang mengikuti mereka." (HR. Bukhari dan Muslim). Mereka pun mempelajari ilmu dengan semangat tinggi dan menerima dari para sahabat fikih, hadis, dan ilmu-ilmu syariat.
### Tingkatan-Tingkatan Tabi'in
Para ulama membagi tabi'in ke dalam tingkatan-tingkatan: tabi'in senior yang bertemu sahabat-sahabat besar seperti Said bin al-Musayyab dan Ibnu Sirin, tabi'in pertengahan, dan tabi'in junior. Jumlah tabi'in yang dikenal mencapai ribuan orang.
### Tabi'in Paling Menonjol
- **Said bin al-Musayyab** (w. 94 H): imam para tabi'in dan yang paling alim dalam fikih dan hadis
- **Urwah bin al-Zubair** (w. 94 H): salah satu yang paling alim tentang Sirah Nabawiyah
- **Al-Hasan al-Bashri** (w. 110 H): imam Basrah dalam fikih dan kezuhudan
- **Muhammad bin Sirin** (w. 110 H): dari imam-imam hadis dan ta'bir mimpi
- **Umar bin Abdul Aziz** (w. 101 H): khalifah yang zuhud dan adil
- **Mujahid bin Jabr** (w. 104 H): imam dalam tafsir
- **Alqamah bin Qais**: dari murid-murid besar Ibnu Mas'ud
### Kontribusi Tabi'in dalam Ilmu-Ilmu Islam
Para tabi'in memberikan kontribusi besar dalam menjaga Islam dan menyebarkannya: mereka mengumpulkan hadis-hadis Nabi dan mencatatnya, meletakkan dasar-dasar fikih Islam, menafsirkan Al-Qur'an al-Karim, dan mendirikan sekolah-sekolah ilmu di berbagai wilayah (Madinah, Basrah, Kufah, Syam, dan Mesir). Tabi'in juga adalah orang pertama yang menuliskan Sunnah Nabi secara terorganisir.
### Atba' al-Tabi'in
Setelah tabi'in datang generasi yang disebut atba' al-tabi'in atau tabi' al-tabi'in, yaitu mereka yang bertemu para tabi'in dan mengambil dari mereka. Di antara mereka adalah imam-imam empat mazhab: Imam Malik (w. 179 H) yang sempat bertemu sebagian tabi'in senior, Imam al-Syafii (w. 204 H), Abu Hanifah (w. 150 H), dan Ahmad bin Hanbal (w. 241 H).
Last updated: 3/9/2026