Kekhalifahan Umayyah
Suggest editKekhalifahan Umayyah adalah dinasti Islam pertama yang berkuasa setelah era Khulafaur Rasyidin. Didirikan oleh Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 661 M (41 H) setelah peristiwa yang dikenal sebagai Am al-Jama'ah (tahun persatuan), kekhalifahan ini memerintah dunia Islam selama hampir satu abad, hingga tahun 750 M.
Latar Belakang dan Pendirian
Setelah terbunuhnya Khalifah Ali bin Abi Thalib, putranya Hasan bin Ali menyerahkan kekuasaan kepada Muawiyah demi menghindari pertumpahan darah di kalangan umat Islam. Muawiyah, yang sebelumnya menjabat sebagai gubernur Syam, menjadikan Damaskus sebagai ibu kota baru kekhalifahan. Perpindahan pusat kekuasaan dari Kufah ke Damaskus menandai pergeseran besar dalam sejarah politik Islam.
Perluasan Wilayah
Kekhalifahan Umayyah mencapai perluasan wilayah yang luar biasa. Pada puncak kejayaannya, wilayah kekuasaannya membentang dari Semenanjung Iberia (Spanyol) di barat hingga Sindh (Pakistan) dan sebagian Tiongkok di timur. Beberapa pencapaian penting dalam perluasan wilayah antara lain:
- Penaklukan Afrika Utara dan pembangunan kota Kairouan di Tunisia
- Penaklukan Semenanjung Iberia oleh Thariq bin Ziyad pada 711 M
- Ekspansi ke wilayah Asia Tengah termasuk Transoxiana
- Penaklukan sebagian wilayah India (Sindh) oleh Muhammad bin Qasim
Sistem Pemerintahan
Kekhalifahan Umayyah memperkenalkan sistem monarki turun-temurun, berbeda dengan tradisi syura (musyawarah) yang berlaku pada masa Khulafaur Rasyidin. Bahasa Arab dijadikan bahasa resmi administrasi, menggantikan bahasa Yunani dan Persia yang sebelumnya digunakan di wilayah-wilayah taklukan. Mata uang Islam yang seragam juga diperkenalkan pada masa ini.
Khalifah-Khalifah Terkemuka
Di antara khalifah yang paling berpengaruh dalam dinasti ini adalah:
- Muawiyah bin Abi Sufyan: Pendiri dinasti, dikenal dengan kebijaksanaan politiknya
- Abdul Malik bin Marwan: Mereformasi administrasi dan mata uang Islam
- Al-Walid bin Abdul Malik: Masa perluasan terbesar, dibangunnya Masjid Nabawi dan Masjid Umayyah
- Umar bin Abdul Aziz (Umar II): Dikenal sebagai khalifah yang sangat adil dan sering disebut sebagai Khulafaur Rasyidin kelima oleh para ulama
- Hisyam bin Abdul Malik: Khalifah terakhir yang kuat sebelum dinasti mulai melemah
Kehidupan Ilmu dan Kebudayaan
Meskipun sering dikritik dalam aspek politik, era Umayyah juga menyaksikan perkembangan ilmu pengetahuan. Penerjemahan karya-karya Yunani ke dalam bahasa Arab mulai dilakukan. Arsitektur Islam berkembang pesat, ditandai dengan pembangunan Kubah Batu (Dome of the Rock) di Yerusalem dan berbagai masjid agung di seluruh wilayah kekuasaan.
Keruntuhan
Kekhalifahan Umayyah jatuh akibat berbagai faktor, termasuk pemberontakan Abbasiyah yang mendapat dukungan dari kalangan non-Arab (terutama Persia) yang merasa diperlakukan sebagai warga kelas dua. Pertempuran Zab pada 750 M mengakhiri kekuasaan Umayyah di Timur, meskipun sebuah cabang dinasti ini bertahan di Al-Andalus (Spanyol) hingga tahun 1031 M.