Mazhab Teologi Asy'ari
Mazhab teologi Asy'ari (al-Asya'irah) adalah salah satu dari tiga mazhab teologi yang diakui dalam Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Didirikan oleh Abu al-Hasan al-Asy'ari (w. 324 H/936 M), yang meninggalkan mazhab Mu'tazilah untuk membela ortodoksi Sunni menggunakan alat teologi rasional (kalam), mazhab Asy'ari menjadi mazhab teologi dominan di kalangan Syafi'i, sebagian besar Maliki, dan banyak Hanafi di seluruh dunia Islam.
Kehidupan Al-Asy'ari
Abu al-Hasan al-Asy'ari awalnya adalah murid Mu'tazilah selama empat puluh tahun di bawah bimbingan al-Jubbai. Konversinya dari Mu'tazilah ke Sunni adalah salah satu momen paling dramatis dalam sejarah intelektual Islam. Dia menulis: "Barangsiapa menyangka bahwa aku telah meninggalkan madzhab Ahlul Hadits dan imam Ahmad ibn Hanbal, maka dia telah berbohong tentang aku. Aku berpegang pada apa yang Imam Ahmad berpegang padanya." Dia memposisikan dirinya bukan sebagai inovator melainkan sebagai pembela metodologi Sunni menggunakan kalam.
Posisi-Posisi Teologis Utama
Tentang sifat-sifat Allah: al-Asy'ari menetapkan tujuh sifat Allah yang diakui akal (hidup, mengetahui, berkuasa, berkehendak, mendengar, melihat, berbicara) sambil memaknai sifat-sifat yang tampak menyerupai makhluk (seperti tangan dan wajah) secara metaforis atau menyerahkan maknanya kepada Allah. Tentang perbuatan manusia: Asy'ari mengajarkan kasb (perolehan) โ manusia memperoleh perbuatan mereka meskipun Allah menciptakannya. Tentang akal dan wahyu: wahyu adalah otoritas tertinggi; akal berfungsi untuk memahami dan membela wahyu.
Tokoh-Tokoh Besar Asy'ari
Mazhab Asy'ari menghasilkan beberapa ulama terbesar dalam sejarah Islam: al-Baqillani (w. 403 H), al-Juwayni (Imam al-Haramayn, w. 478 H), al-Ghazali (w. 505 H), al-Fakhr al-Razi (w. 606 H), al-Nawawi (w. 676 H), Ibn Hajar al-Asqalani (w. 852 H), dan al-Suyuthi (w. 911 H). Semua nama-nama ini adalah imam-imam besar dalam fikih, hadits, dan tafsir โ menunjukkan bahwa Asy'arisme bukan sekte pinggiran tetapi arus utama intelektualisme Islam.
Asy'ari dan Mazhab Fikih
Mazhab Asy'ari sangat erat kaitannya dengan mazhab Syafi'i dalam fikih, meskipun juga mendominasi dalam sebagian besar Maliki dan banyak Hanafi. Di wilayah seperti Mesir, Suriah, Afrika Utara, Afrika Barat, dan Asia Tenggara, kombinasi fikih Syafi'i atau Maliki dengan akidah Asy'ari adalah standar historis. Tradisi ini mewakili sebagian besar umat Islam Sunni di seluruh dunia.
References in This Article
Related Articles
The Six Pillars of Iman (Faith)
The articles of faith in Islam: belief in Allah, His Angels, His Books, His Messengers, the Last Day, and Divine Decree.
Tawhid โ Islamic Monotheism
The absolute oneness of Allah in His lordship, worship, and names and attributes. The foundation of Islamic theology.
Shirk โ Associating Partners with Allah
The gravest sin in Islam. Types of shirk (major and minor), its manifestations, and how to avoid it.
Bid'ah โ Innovation in Religion
What constitutes religious innovation, the scholarly difference between good and bad innovation, and its boundaries.