Hari Arafah: Hari Terbesar dalam Setahun
Hari Arafah adalah tanggal 9 Dzulhijjah โ hari paling agung dalam kalender Islam. Pada hari ini jutaan jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, sementara jutaan Muslim di seluruh dunia yang tidak berhaji sangat dianjurkan untuk berpuasa dan memperbanyak ibadah. Rasulullah menyebutnya sebagai hari terbaik di mana Allah paling banyak membebaskan manusia dari api neraka.
Keutamaan Hari Arafah
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba-hamba dari api neraka selain hari Arafah. Dia mendekat kemudian membanggakan mereka kepada para malaikat sambil berkata: 'Apa yang mereka inginkan?'" (HR. Muslim). Hari ini adalah hari terbaik untuk berdoa, karena doa di Arafah adalah di antara doa yang paling mustajab. Sejarah mencatat bahwa ayat penyempurnaan agama turun pada hari Arafah: "Pada hari ini telah Aku sempurnakan agama kalian." (QS. Al-Maidah: 3).
Wukuf di Arafah: Inti Haji
"Al-hajju Arafah" โ haji itu adalah Arafah. Demikian sabda Rasulullah yang menunjukkan bahwa wukuf di Arafah adalah rukun terpenting haji. Tanpa wukuf, haji tidak sah. Wukuf dilaksanakan dari masuk waktu Zuhur pada 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah (malam hari raya). Waktu wukuf yang paling utama adalah dari sore Arafah hingga terbenam matahari โ inilah puncaknya. Setelah matahari terbenam, jamaah bergerak ke Muzdalifah.
Amalan di Hari Arafah (bagi yang tidak berhaji)
Bagi Muslim yang tidak berhaji, amalan terbaik di hari Arafah adalah puasa. Rasulullah bersabda: "Puasa pada hari Arafah, aku berharap kepada Allah bahwa ia menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim). Ini adalah penghapus dosa dua tahun โ keutamaan yang tidak ada tandingannya di hari lain selain hari Arafah. Selain berpuasa, perbanyak doa, dzikir, istighfar, shalawat kepada Nabi, dan amal shaleh lainnya sepanjang hari.
Doa Terbaik di Hari Arafah
Rasulullah bersabda: "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah, dan sebaik-baik yang aku ucapkan โ aku dan para nabi sebelumku โ adalah: La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir." (HR. At-Tirmidzi). Doa ini adalah inti tauhid yang mengakui keesaan Allah, kekuasaan-Nya, dan segala puji bagi-Nya. Ulangi doa ini sebanyak mungkin sepanjang hari Arafah.
Hari Arafah dan Hari Kiamat
Para ulama menyebut bahwa pemandangan wukuf di Arafah adalah gambaran paling nyata dari hari kiamat yang bisa dilihat di dunia: jutaan manusia dari berbagai bangsa berkumpul di satu tempat, memakai pakaian yang sama, tidak ada bedanya raja dan rakyat, semua berdiri di hadapan Allah memohon ampunan dan rahmat. Bagi yang hadir di Arafah, ia mendapatkan pengalaman spiritual yang tidak terlupakan seumur hidup โ sebuah trial run kecil dari pertemuan agung dengan Allah di hari akhir.
References in This Article
Hadith Collections
Scholars
Related Articles
The Five Pillars of Islam
The fundamental acts of worship that form the foundation of Muslim life: Shahada, Salah, Zakat, Sawm, and Hajj.
Salah โ The Islamic Prayer
The five daily prayers: their times, conditions, pillars, obligations, and recommended acts according to all four madhabs.
Zakat โ Obligatory Charity
The third pillar of Islam. Who must pay, what is owed, the eight categories of recipients, and calculation methods.
Fasting in Ramadan
The rules of fasting: who must fast, what breaks the fast, exemptions, and the spiritual dimensions of Sawm.