Loading...
Loading...
البيهقي
Imam
Ahmad ibn al-Husayn al-Bayhaqi (384-458 H / 994-1066 M) adalah salah satu ulama hadits paling produktif dan muhaddith Syafi'i terkemuka pada masanya. Lahir di Bayhaq (dekat Nishapur di Khurasan), ia belajar kepada para ulama terdepan di zamannya, termasuk al-Hakim an-Naysaburi yang merupakan guru utamanya. Hasil karyanya sangat luar biasa baik dari segi jumlah maupun kualitas, dengan kontribusi besar dalam bidang hadits, fikih, dan akidah.
Karya monumental al-Bayhaqi, as-Sunan al-Kubra (Sunan Besar), merupakan salah satu kompilasi hadits terlengkap yang pernah disusun, memuat sekitar 21.000 riwayat yang diorganisasikan berdasarkan topik-topik fikih. Kitab ini berfungsi sebagai ensiklopedia dalil-dalil fikih Syafi'i sekaligus memaparkan pandangan mazhab-mazhab lainnya. Ia juga mengarang as-Sunan as-Sughra (Sunan Kecil), Ma'rifat as-Sunan wal-Athar (versi ringkas beserta komentar), Shu'ab al-Iman (Cabang-cabang Keimanan), Dala'il an-Nubuwwah (Bukti-bukti Kenabian), dan al-Asma' was-Sifat (Nama-nama dan Sifat-sifat Allah).
Al-Bayhaqi sangat berkomitmen dalam membela tradisi keilmuan Syafi'i dan Asy'ari, dan karya-karyanya mencerminkan keseimbangan yang cermat antara dalil-dalil hadits dan ketepatan teologis. Ia wafat di Nishapur pada tahun 458 H (1066 M). As-Sunan al-Kubra-nya tetap menjadi salah satu karya rujukan terpenting bagi para ulama hadits dan fukaha, sementara karya-karyanya yang lain mengenai keimanan dan bukti-bukti kenabian terus dibaca dan dikutip secara luas hingga saat ini.