Loading...
Loading...
الإسفراييني
Abu Ishaq Ibrahim ibn Muhammad al-Isfarayini (sekitar 338-418 H / 950-1027 M) adalah seorang teolog Asy'ari terkemuka dan ahli fiqh Syafi'i yang bermukim di Nishapur. Ia diakui sebagai salah satu ulama paling berpengaruh di zamannya dalam bidang teologi dan yurisprudensi. Lahir di Isfarayin, Khorasan, ia menimba ilmu di Baghdad, Nishapur, dan berbagai pusat keilmuan lainnya sebelum kembali dan menjadi otoritas utama dalam kehidupan intelektual Nishapur.
Al-Isfarayini adalah sezaman dengan al-Baqillani di Baghdad. Keduanya mewakili generasi kedua teolog Asy'ari yang menyempurnakan dan mengembangkan metodologi mazhab tersebut. Jika al-Baqillani dikenal sebagai sistematisator ulung, maka al-Isfarayini berfokus pada penyebaran tradisi Asy'ari di wilayah Islam bagian timur, khususnya di Khorasan dan Transoxiana. Halaqah pengajarannya di Nishapur dihadiri ratusan murid dan berfungsi sebagai penyeimbang terhadap arus pemikiran Mu'tazilah dan aliran teologi lainnya di kawasan itu.
Ia dilaporkan menulis sejumlah karya dalam bidang teologi dan usul al-fiqh, meskipun sedikit yang bertahan dalam bentuk aslinya. Posisi teologisnya terutama tersimpan melalui tulisan para muridnya dan ulama Asy'ari generasi berikutnya. Ia wafat di Nishapur pada tahun 418 H (1027 M). Warisannya yang utama terletak pada perannya menjadikan Nishapur sebagai pusat besar keilmuan Asy'ari, membuka jalan bagi pencapaian al-Juwayni dan al-Ghazali di kota yang sama di kemudian hari.
No linked books yet.