Loading...
Loading...
القسطلاني
Ahmad ibn Muhammad ibn Abi Bakr al-Qastalani (1448-1517 M / 851-923 H) adalah seorang ulama terkemuka bermazhab Syafi'i dan pakar hadits dari Kairo, yang paling dikenal melalui syarahnya yang masyhur atas Sahih al-Bukhari. Beliau belajar kepada banyak ulama terkemuka di Mesir pada masa Dinasti Mamluk dan menjadi salah satu otoritas hadits paling utama di zamannya.
Karya agungnya adalah Irshad as-Sari li-Syarh Sahih al-Bukhari (Panduan Musafir Malam dalam Mensyarahi Sahih al-Bukhari), sebuah syarah yang komprehensif dan sangat teliti, yang merujuk kepada karya-karya sebelumnya oleh Ibn Hajar, al-Ayni, al-Kirmani, dan ulama lainnya, sekaligus menambahkan wawasan berharga dari beliau sendiri. Syarah ini menjadi salah satu dari tiga penjelasan Sahih al-Bukhari yang paling banyak dikaji, dan sangat dihargai karena kejelasan serta kemudahan pemahamannya. Beliau juga menulis al-Mawahib al-Ladunniyyah bi-l-Minah al-Muhammadiyyah, sebuah karya yang sangat luas membahas sirah dan keutamaan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.
Al-Qastalani memadukan keahlian dalam ilmu hadits dengan kecintaan mendalam terhadap warisan Nabi, dan karya-karyanya mencerminkan keilmuan yang ketat sekaligus rasa cinta yang tulus terhadap tradisi kenabian. Syarahnya atas Bukhari terus dikaji dan dijadikan rujukan di lembaga-lembaga pendidikan Islam di seluruh dunia, dan al-Mawahib al-Ladunniyyah mendapat hasyiyah terkenal dari az-Zurqani yang semakin memperluas pengaruhnya.