Loading...
Loading...
التفتازاني
Imam
Sa'd ad-Din Mas'ud ibn Umar ibn Abdullah at-Taftazani (722-792 H / 1322-1390 M) adalah salah satu ulama paling cemerlang dan serbabisa pada periode akhir abad pertengahan. Lahir di Taftazan (di wilayah Turkmenistan modern), ia menunjukkan bakat intelektual yang luar biasa sejak usia muda, dan dilaporkan telah menyelesaikan karya besarnya yang pertama pada usia enam belas tahun. Ia berguru kepada ulama-ulama terkemuka di Khurasan dan menghabiskan kariernya di berbagai istana di Asia Tengah dan Persia sebelum dibawa ke Samarqand oleh Timur (Tamerlane).
At-Taftazani menguasai hampir seluruh disiplin ilmu intelektual pada zamannya: ilmu kalam, fikih, hadis, tafsir al-Quran, balaghah, mantiq, dan linguistik. Karya-karyanya menjadi teks standar di madrasah-madrasah di seluruh dunia Islam. Komentarnya atas Aqidah at-Tahawiyyah (Syarh al-Aqidah at-Tahawiyyah) menyajikan penjelasan teologi yang mendalam dengan pengaruh Maturidi. Syarh al-Maqasid-nya merupakan karya teologi sistematis yang sangat penting. Mukhtasar al-Ma'ani dan Mutawwal-nya adalah teks lanjutan yang paling otoritatif dalam balaghah Arab dan masih digunakan hingga saat ini.
Syarh al-Aqidat an-Nasafiyyah-nya adalah salah satu komentar yang paling banyak dikaji atas pernyataan akidah al-Nasafi. Talwih-nya merupakan komentar penting dalam usul al-fiqh. Ia juga menulis karya-karya signifikan di bidang tafsir, hadis, dan berbagai bidang lainnya. Ia terlibat dalam perdebatan intelektual yang terkenal dengan al-Jurjani mengenai persoalan-persoalan teologi dan rasional.
At-Taftazani wafat di Samarqand sekitar tahun 792 H. Karya-karyanya dalam bidang balaghah, ilmu kalam, dan usul al-fiqh termasuk di antara teks akademik lanjutan yang paling banyak dipelajari dalam kurikulum madrasah tradisional dan terus diajarkan di seluruh dunia Muslim.