Loading...
Loading...
الطحاوي
Imam
Ahmad ibn Muhammad at-Tahawi (229–321 H / 843–933 M) adalah seorang ulama Mesir terkemuka yang dikenal sebagai pengarang al-Aqidah at-Tahawiyyah, ringkasan akidah Sunni yang paling singkat dan paling luas diterima. Beliau lahir di desa Taha di Mesir Hulu, dan pada mulanya belajar fikih Syafi'i di bawah bimbingan pamannya dari pihak ibu, yaitu al-Muzani (murid utama Imam asy-Syafi'i), kemudian beralih ke mazhab Hanafi atas pengaruh Abu Ja'far Ahmad ibn Abi Imran, kepala qadi Hanafi di Mesir.
Karya at-Tahawi yang paling masyhur, al-Aqidah at-Tahawiyyah, adalah pernyataan singkat namun menyeluruh tentang keyakinan Sunni yang telah diterima oleh para ulama dari keempat mazhab fikih. Kitab ini mencakup pokok-pokok keimanan kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, Hari Akhir, dan takdir ilahi. Matan akidah ini menghindari ungkapan yang kontroversial seraya menegaskan dengan jelas posisi-posisi yang membedakan Ahl us-Sunnah wal-Jama'ah dari kelompok-kelompok yang menyimpang. Syarh atas kitab ini karya Ibn Abi al-'Izz al-Hanafi merupakan penjelasan yang paling banyak dipelajari.
Di luar bidang akidah, at-Tahawi juga merupakan ulama hadis yang besar. Beliau mengarang Syarh Ma'ani al-Atsar (Penjelasan Makna Riwayat-Riwayat), yang di dalamnya beliau memadukan hadis-hadis yang tampak bertentangan dalam persoalan-persoalan hukum, serta Syarh Musykil al-Atsar (Penjelasan Riwayat-Riwayat yang Sulit). Beliau juga menulis Mukhtasar at-Tahawi, sebuah panduan fikih Hanafi yang ringkas. Beliau wafat di Kairo pada tahun 321 H (933 M). Teks akidah karya beliau hingga kini tetap menjadi salah satu karya teologi Islam yang paling banyak dihafal dan diajarkan di seluruh dunia.