Loading...
Loading...
الحسن البصري
Al-Hasan al-Basri (642-728 M) adalah salah satu ulama dan otoritas spiritual paling terkemuka di kalangan Tabiin, dan pengaruhnya terhadap keilmuan Islam, teologi, dan spiritualitas sangat besar. Lahir di Madinah, beliau dibesarkan di rumah tangga Ummu Salamah, istri Nabi, dan tumbuh besar di tengah-tengah para sahabat.
Hasan al-Basri pindah ke Basra, di mana beliau menjadi ulama dan penceramah terkemuka pada masanya. Ceramah-ceramahnya tentang fana dunia, kenyataan kematian, dan pentingnya ibadah yang ikhlas begitu kuat sehingga membuat orang-orang menangis. Beliau adalah seorang ahli kefasihan bahasa Arab, dan gaya sastranya mempengaruhi generasi-generasi penulis dan penceramah. Halaqahnya di Basra menarik para ulama dari seluruh penjuru dunia Islam.
Beliau memainkan peran mendasar dalam berbagai disiplin ilmu Islam. Beliau diakui sebagai tokoh kunci dalam perkembangan awal ilmu kalam, zuhd, dan fiqih. Murid-muridnya mencakup tokoh-tokoh yang kemudian membentuk pemikiran Islam selama berabad-abad. Beliau juga dikenal karena keberaniannya dalam menyuarakan kebenaran kepada penguasa, menulis surat-surat kepada para penguasa Umayyah yang mengkritik kebijakan mereka. Beliau wafat di Basra pada usia delapan puluh delapan tahun, dan dikisahkan bahwa pemakamannya dihadiri oleh kerumunan yang begitu besar sehingga shalat Ashar di masjid utama dilaksanakan tanpa jamaah karena semua orang sedang menghadiri pemakamannya.
No linked books yet.