Loading...
Loading...
ابن مالك
Jamal ad-Din Muhammad ibn Abdullah ibn Malik at-Ta'i (600-672 H / 1204-1274 M) adalah seorang ahli nahwu asal Andalusia yang mengarang qasidah didaktis paling masyhur tentang tata bahasa Arab dalam sejarah Islam. Lahir di Jaen, al-Andalus, beliau hijrah ke wilayah-wilayah Islam bagian timur akibat Reconquista, dan akhirnya menetap di Damaskus tempat beliau melewati tahun-tahun paling produktif dalam karier keilmuannya.
Karya agung Ibn Malik adalah al-Khulasah al-Alfiyyah (yang lazim dikenal sebagai Alfiyyat Ibn Malik), sebuah qasidah yang terdiri dari sekitar seribu bait dan mencakup kaidah-kaidah nahwu serta sharf secara menyeluruh. Format nazham yang ringkas menjadikannya sangat ideal untuk dihafal, sehingga menjadi teks tata bahasa Arab yang paling banyak dihafal dan dipelajari di seluruh dunia Islam. Qasidah ini telah menjadi objek puluhan syarah, yang paling terkenal di antaranya adalah syarah karya Ibn Aqil dan syarah karya Ibn Hisham al-Ansari. Beliau juga mengarang at-Tashil li-Fawa'id at-Tamthil, sebuah karya tata bahasa Arab yang komprehensif dalam bentuk prosa, serta al-Kafiyah ash-Shafiyah, sebuah qasidah nahwu yang lebih panjang.
Ibn Malik memiliki keistimewaan dalam kesediaannya mengambil dalil dari ragam syair dan prosa Arab yang lebih luas dibandingkan kebanyakan ahli nahwu, termasuk para penyair mutakhir yang tidak diterima sebagai otoritas oleh mazhab Basrah maupun Kufah. Luasnya cakupan dalil ini terkadang menuai kritik dari kalangan puritan, namun justru memperkaya contoh-contoh yang tersedia untuk penjelasan kaidah nahwu. Beliau wafat di Damaskus pada tahun 672 H (1274 M). Alfiyyah-nya telah menjadi tulang punggung pendidikan tata bahasa Arab selama lebih dari tujuh abad dan hingga kini masih terus dihafal oleh para penuntut ilmu bahasa Arab di seluruh dunia Islam.