Loading...
Loading...
السيوطي
Imam
Jalal ad-Din Abdurrahman ibn Abi Bakr as-Suyuti (1445-1505 M / 849-911 H) adalah salah satu ulama paling produktif dalam sejarah Islam, lahir di Asyut, Mesir Hulu. Ditinggal yatim sejak kecil, ia dibesarkan di lingkungan para ulama dan menunjukkan kemampuan intelektual yang luar biasa sejak masa kanak-kanak. Ia belajar kepada lebih dari 150 guru dan mengaku telah menguasai seluruh ilmu-ilmu Islam pada usia empat puluh tahun, setelah itu ia mengundurkan diri dari kehidupan publik untuk mencurahkan dirinya sepenuhnya pada kegiatan menulis.
Karya tulis as-Suyuti sangat menakjubkan, dengan perkiraan jumlah karyanya berkisar antara 500 hingga lebih dari 700 judul. Karya-karya terpentingnya mencakup al-Itqan fi Ulum al-Quran, panduan definitif tentang ilmu-ilmu al-Quran; ad-Durr al-Manthur, sebuah tafsir komprehensif yang sepenuhnya bersandar pada riwayat-riwayat dari kalangan Salaf; Tadrib ar-Rawi, syarah penting tentang metodologi hadis; al-Jami as-Saghir, kumpulan ribuan hadis Nabi yang disusun secara alfabetis; serta Tarikh al-Khulafa, sebuah karya sejarah tentang para khalifah Muslim. Ia juga turut menulis Tafsir al-Jalalayn yang terkenal bersama gurunya, Jalal ad-Din al-Mahalli.
As-Suyuti adalah seorang fakih bermazhab Syafi'i yang juga mendalami hadis, sejarah, linguistik Arab, dan tasawuf. Ia dikenal dengan pendapat-pendapat ilmiahnya yang tegas dan terlibat dalam perdebatan sengit dengan para ulama sezamannya, seperti as-Sakhawi. Di penghujung hidupnya, ia hidup menyepi di Pulau Rawda di Sungai Nil, mengabdikan dirinya pada ibadah dan menulis. Ia dianggap sebagai mujaddid abad ke-15 dan karya-karyanya hingga kini tetap menjadi rujukan utama dalam hampir setiap bidang keilmuan Islam.
Tafsir al-Jalalayn
tafsir · 1505 CE
Ad-Durr al-Manthur
tafsir · 1505 CE
Al-Ashbah wan-Naza'ir (as-Suyuti)
fiqh · 1505 CE
Tadrib ar-Rawi
hadith sciences · 1505 CE
Al-Itqan fi Ulum al-Quran
quran sciences · 1505 CE
Al-Iklil fi Istinbat at-Tanzil
quran sciences · 1505 CE
Sharh Sunan al-Nasai
hadith · 1505 CE
Sharh Sunan Ibn Majah
hadith · 1505 CE